Iran Siap Hadapi Armada AS di Selat Hormuz, Ancaman Hentikan Ekspor Minyak Global
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas di kawasan strategis Selat Hormuz. Militer Iran menyatakan kesiapan penuh menghadapi kedatangan armada laut AS, sambil mengeluarkan ancaman untuk menghentikan ekspor minyak jika serangan dari AS dan Israel berlanjut.
Iran Klaim Tunggu Kedatangan Armada dan Kapal Induk AS
Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Mayor Jenderal Ali Mohammad Naeini, menegaskan angkatan bersenjata Iran sedang menunggu kedatangan armada laut AS, termasuk kapal induk Gerald Ford, di kawasan Selat Hormuz. Pernyataan ini merupakan respons langsung terhadap komentar Presiden AS Donald Trump mengenai keamanan selat tersebut.
Naeini juga mengklaim bahwa kapal perang dan pesawat tempur AS telah menjauh hingga lebih dari 1.000 kilometer dari wilayah Iran karena kekhawatiran akan kemampuan rudal dan drone canggih Iran.
Artikel Terkait
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan
Trump Ancam Aneksasi Selat Hormuz, Iran Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Diganggu Gugat
Trump Ganti Pesawat Secara Rahasia di KTT NATO: Antisipasi Ancaman Rudal Iran?
Gempa Kolombia Magnitudo 7,4: Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman, KBRI Bogota Siaga