Iran Siap Hadapi Armada AS di Selat Hormuz, Ancaman Hentikan Ekspor Minyak Global
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas di kawasan strategis Selat Hormuz. Militer Iran menyatakan kesiapan penuh menghadapi kedatangan armada laut AS, sambil mengeluarkan ancaman untuk menghentikan ekspor minyak jika serangan dari AS dan Israel berlanjut.
Iran Klaim Tunggu Kedatangan Armada dan Kapal Induk AS
Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Mayor Jenderal Ali Mohammad Naeini, menegaskan angkatan bersenjata Iran sedang menunggu kedatangan armada laut AS, termasuk kapal induk Gerald Ford, di kawasan Selat Hormuz. Pernyataan ini merupakan respons langsung terhadap komentar Presiden AS Donald Trump mengenai keamanan selat tersebut.
Naeini juga mengklaim bahwa kapal perang dan pesawat tempur AS telah menjauh hingga lebih dari 1.000 kilometer dari wilayah Iran karena kekhawatiran akan kemampuan rudal dan drone canggih Iran.
Artikel Terkait
AS Setuju Bayar Ganti Rugi Rp5,3 Kuadriliun ke Iran: Ini 14 Poin Perjanjian Damai Bersejarah
Trump Mau Pecat Menhan dan Dirut CIA yang Tolak Perdamaian dengan Iran
Iran Ancam Serang Balik Israel Jika Serangan ke Lebanon Tak Dihentikan, Perjanjian Damai AS-Iran Terancam Gagal
Donald Trump Kecam Aksi Militer Israel di Lebanon: Tanpa AS, Tidak Akan Ada Israel