MULTAQOMEDIA.COM – Isu mengenai latar belakang pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan publik. Ketua Umum Militan Gibran Nusantara, Andi Azwan, secara terbuka mengakui dalam acara talkshow ROSI KompasTV bahwa Gibran tidak memiliki ijazah SMA atau sederajat sebagaimana standar pendidikan di Indonesia pada umumnya.
Pernyataan mengejutkan ini pun langsung mendapat respons dari berbagai kalangan. Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, yang juga dikenal sebagai loyalis Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), angkat bicara. Dalam keterangannya pada Senin, 17 Agustus 2026, Erizal mengungkapkan bahwa Andi Azwan memberikan pembelaan dengan menyebut Gibran menempuh pendidikan setara SMA di Singapura dan Australia selama lima tahun setelah lulus SMP.
“Andi Azwan berdalih, Gibran setelah tamat SMP, ber-SMA di Singapura dan Australia. Dan itu tak tanggung-tanggung, sampai lima tahun lamanya,” ujar Erizal.
Lebih lanjut, Erizal menegaskan bahwa pengakuan tersebut secara otomatis menjawab misteri sayembara berhadiah Rp250 juta yang digagas oleh Denny Indrayana. Pasalnya, sayembara yang menantang publik untuk menunjukkan bukti ijazah SMA Gibran tersebut dipastikan tidak akan menemukan pemenang.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia