“Sebab, ijazah SMA atau sederajat Wapres Gibran itu sendiri yang tidak ada. Bahkan, hadiahnya dinaikkan sampai Rp1 triliun pun, tidak akan ada pemenangnya,” tegas Erizal.
Menurut Erizal, fakta ini semakin memperkuat isi buku kontroversial karya Rismon Sianipar yang berjudul “Gibran End Game: Wapres tak Lulus SMA”. Buku tersebut dinilai mengungkap realitas yang selama ini menjadi perdebatan di ruang publik.
“Meski buku itu sudah dicabut Rismon dan akan dibuat buku bantahannya sendiri. Tapi, sampai sekarang, buku bantahan itu belum juga muncul,” ungkap Erizal.
Pernyataan ini tentu menambah daftar panjang polemik seputar rekam jejak pendidikan Wapres Gibran. Publik pun masih menantikan klarifikasi resmi dan bukti autentik terkait status pendidikan kepala negara kedua di Indonesia tersebut.
Artikel Terkait
Jokowi Hadir di Upacara HUT ke-81 RI, Satu-Satunya Mantan Presiden yang Datang Langsung ke Istana
Kritik Said Didu: Faksi Geng SOP Diduga Selundupkan Data Palsu Upah Pengupas Bawang ke Pidato Presiden Prabowo
4 Kandidat Ketum PBNU 2026: Nama Nasaruddin Umar hingga Gus Yusuf yang Layak Pimpin NU di Tengah Tantangan Global
Roy Suryo Pastikan Sayembara Rp250 Juta Ijazah Gibran Tak Akan Ada Pemenangnya