“Sebab, ijazah SMA atau sederajat Wapres Gibran itu sendiri yang tidak ada. Bahkan, hadiahnya dinaikkan sampai Rp1 triliun pun, tidak akan ada pemenangnya,” tegas Erizal.
Menurut Erizal, fakta ini semakin memperkuat isi buku kontroversial karya Rismon Sianipar yang berjudul “Gibran End Game: Wapres tak Lulus SMA”. Buku tersebut dinilai mengungkap realitas yang selama ini menjadi perdebatan di ruang publik.
“Meski buku itu sudah dicabut Rismon dan akan dibuat buku bantahannya sendiri. Tapi, sampai sekarang, buku bantahan itu belum juga muncul,” ungkap Erizal.
Pernyataan ini tentu menambah daftar panjang polemik seputar rekam jejak pendidikan Wapres Gibran. Publik pun masih menantikan klarifikasi resmi dan bukti autentik terkait status pendidikan kepala negara kedua di Indonesia tersebut.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia