Trump Sebut Rezim Iran Berubah, Klaim Mojtaba Khamenei Tewas atau Luka Parah
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa rezim di Iran telah mengalami perubahan. Dalam pernyataannya, Trump tidak memberikan penjelasan rinci mengenai siapa rezim yang dimaksud tersebut.
Pernyataan ini muncul di tengah situasi Iran yang masih berada di bawah kendali Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei, yang menggantikan ayahnya setelah meninggal dunia akibat serangan gabungan AS-Israel pada akhir Februari lalu.
Trump Tegaskan Tujuan AS: Menumbangkan Rezim Iran
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan surat kabar The Financial Times (FT), Donald Trump kembali menegaskan tujuan utama Amerika Serikat dalam menyerang Iran adalah untuk menumbangkan rezim yang berkuasa.
"Orang-orang yang kita hadapi sekarang adalah kelompok yang sama sekali berbeda. Mereka sangat profesional," ujar Trump.
Klaim Kontroversial: Status Mojtaba Khamenei
Trump juga mengulangi klaim kontroversialnya mengenai kondisi Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Mantan Presiden AS itu menyatakan bahwa Khamenei telah meninggal dunia atau berada dalam kondisi yang sangat parah.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina