Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Senin (6/4/2026), Trump menegaskan batas waktu akhir bagi Iran adalah pukul 20.00 Waktu Timur AS (ET).
Rencana Penghancuran Total Infrastruktur Iran
"Kita punya rencana, berkat kekuatan militer kita, di mana setiap jembatan di Iran akan dihancurkan, setiap pembangkit listrik akan berhenti beroperasi, terbakar, meledak, dan tidak akan pernah bisa digunakan lagi," ujar Trump, seperti dikutip dari CBS News.
Trump mengulangi ancamannya bahwa serangan AS akan mengembalikan Iran ke 'zaman batu'. Ia menegaskan operasi penghancuran total akan dimulai tepat tengah malam dan diselesaikan dalam kurun 4 jam.
Menurut Trump, penghancuran infrastruktur ini akan membuat Iran membutuhkan waktu hingga 100 tahun untuk membangun kembali negaranya. Ia bahkan menambahkan bahwa satu-satunya cara Iran bisa pulih adalah dengan memanfaatkan 'kejeniusan Amerika Serikat'.
Ancaman ini semakin memanaskan ketegangan geopolitik yang sudah lama terjadi antara Amerika Serikat dan Iran, terutama menyangkut isu nuklir dan kontrol atas Selat Hormuz yang strategis.
Artikel Terkait
Media Malaysia Soroti Rencana Indonesia Beli Kapal Perusak Turki: Langkah Menuju Dominasi Maritim
Iran Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur F-15E AS dengan Rudal China, Dua Pilot Selamat
UEA Ikut Serang Iran dengan Bantuan Intelijen AS dan Israel, Target Strategis Jadi Sasaran
Hamas Kecam Keras Rencana Netanyahu Kuasai 70% Wilayah Gaza, Sebut Eskalasi Berbahaya