Klaim Kontroversial Trump: Warga Iran Minta Dibombardir Demi Jatuhkan Rezim
MULTAQOMEDIA.COM - Presiden Amerika Serikat ke-45, Donald Trump, membuat pernyataan mengejutkan dengan mengklaim bahwa warga Iran justru meminta negaranya terus dibombardir. Tujuannya, untuk meraih kebebasan dari rezim yang berkuasa di Teheran.
Pernyataan ini disampaikan Trump di Gedung Putih pada Senin, 6 April 2026. Ia mengaku telah menerima berbagai aspirasi yang disebut berasal dari masyarakat Iran.
Isi Pesan Warga Iran Menurut Klaim Trump
Menurut penuturan Trump, rakyat Iran bersedia menanggung penderitaan demi perubahan. Ia bahkan mengutip pesan yang diklaim diterima oleh pemerintah AS.
“Mereka rela menderita demi kebebasan… kami telah menerima banyak pesan yang dicegat: ‘Tolong teruskan pengeboman’ – bom yang dijatuhkan di dekat rumah mereka. ‘Tolong teruskan pengeboman. Lakukanlah’," ujar Trump, seperti dikutip dari South China Morning Post (SCMP).
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan