Di kesempatan yang sama, Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran. Ia menyebut Amerika Serikat memiliki kemampuan untuk menghancurkan infrastruktur utama Iran dalam waktu singkat.
Ancaman ini berlaku jika kesepakatan antara kedua negara tidak tercapai sebelum tenggat waktu yang ditetapkan, yaitu Selasa, 7 April 2026.
“Penghancuran total pada pukul 12 siang… dalam jangka waktu empat jam, jika kami mau,” tegas Trump. Namun, ia menambahkan bahwa opsi militer itu tidak diinginkan jika jalur diplomasi berhasil.
Syarat Washington: Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Trump menegaskan bahwa kesepakatan yang diharapkan Washington harus mencakup poin kritis, yaitu pembukaan kembali Selat Hormuz. Selat ini merupakan jalur vital untuk transportasi energi global.
“Kita perlu mencapai kesepakatan yang dapat saya terima, dan itu termasuk lalu lintas bebas di Selat Hormuz,” tegasnya.
Klaim dan ancaman dari mantan Presiden AS ini kembali memanaskan ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dan Iran, yang telah lama memanas menyusul berbagai isu geopolitik dan nuklir.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu