Intelijen AS Ungkap Kekuatan Militer Iran Masih Signifikan untuk Perang Panjang
Laporan intelijen pertahanan Amerika Serikat (AS) mengungkap fakta mengejutkan: Iran masih menyimpan kemampuan militer yang sangat besar untuk melanjutkan perang. Temuan ini bertolak belakang dengan klaim publik dari pemerintahan Presiden Donald Trump.
Data Intelijen Bertentangan dengan Klaim Pemerintah Trump
Menurut laporan eksklusif NBC News, anggota Kongres AS menerima pengarahan yang menyatakan Iran masih memiliki kemampuan pertahanan dan serangan yang kuat. Ini bertentangan dengan narasi resmi yang menyebut kemampuan militer Iran telah "dilenyapkan" dalam perang 40 hari sejak 28 Februari.
Presiden Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth berulang kali menyatakan militer Iran telah menderita kerugian permanen. Namun, data intelijen justru menunjukkan gambaran yang berbeda dan lebih mengkhawatirkan.
Artikel Terkait
Kongres AS Selidiki Kematian Misterius 11 Ilmuwan: Pentagon, FBI, NASA Diminta Klarifikasi
Iran Tolak Perundingan Damai dengan AS: Penyebab, Ancaman Trump & Dampaknya
Trump Tolak Cabut Blokade Pelabuhan Iran: Syarat & Dampak Terkini 2026
Peringatan Gempa M8+ di Jepang: Waspada Tsunami di 182 Kota Pasca Gempa M7.4