Laporan dari tim gabungan keamanan menyebutkan bahwa terduga pelaku penembakan telah berhasil diamankan oleh Dinas Rahasia AS.
Seorang saksi mata melaporkan mendengar suara keras sebelum petugas keamanan masuk ke dalam ruangan.
"Kami mendengar suara keras, lalu melihat Secret Service bergegas masuk. Kekacauan terjadi di ruangan itu dengan sangat cepat," ujar Anggota Kongres Mike Lawler (R-NY) seperti dikutip Axios.
"Mereka bergerak cepat untuk mengamankan presiden dan anggota kabinet. Itu langkah yang bisa dimengerti," tambahnya.
Lawler juga mengungkapkan bahwa petugas Secret Service meneriakkan peringatan "tembakan dilepaskan", meskipun belum ada konfirmasi resmi terkait adanya tembakan hingga saat ini.
Artikel Terkait
Pelaku Penembakan di Acara Trump Terungkap, Ternyata Seorang Guru Asal California
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Turun Tangan Rawat Pemimpin Tertinggi yang Terluka Parah Akibat Serangan AS-Israel
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi Nyaris Kehabisan Makanan di Kediaman Dinas Akibat Aturan Ketat
Iran Punya Kartu AS: Rudal Balistik Antarbenua Siap Hantam AS Jika Konflik Memanas