Hingga saat ini, jadwal perundingan lanjutan masih belum jelas. Iran menegaskan tidak akan berunding selama AS masih memblokade pelabuhan-pelabuhannya di Selat Hormuz.
Sebagai informasi, ketegangan meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan besar dan menewaskan lebih dari 3.300 warga sipil.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 7 April selama dua minggu, kemudian diperpanjang oleh Trump tanpa batas waktu tertentu. Perpanjangan ini dilakukan dengan syarat Iran menyerahkan proposal damai yang komprehensif, meskipun hingga kini perundingan masih belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Artikel Terkait
Iran Siapkan Teknologi Penargetan Cerdas: Ancaman Kapal Perang AS Terbakar Jika Serang Selat Hormuz
Trump Tolak Proposal Damai Iran: Negosiasi Nuklir dan Selat Hormuz Kian Buntu
Kanselir Jerman Sebut Iran Sukses Mempermalukan AS Lewat Diplomasi dan Konflik Selat Hormuz
Cole Allen Penembak di Jamuan Trump: Motif dan Isi Manifesto yang Mengejutkan