Spanyol Evakuasi Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Terpapar Hantavirus, WHO Sebut Risiko Rendah

- Sabtu, 09 Mei 2026 | 01:50 WIB
Spanyol Evakuasi Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Terpapar Hantavirus, WHO Sebut Risiko Rendah

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai risiko penularan kepada masyarakat umum masih rendah. Juru bicara WHO, Christian Lindmeier, menegaskan bahwa kasus ini berbeda dengan pandemi Covid-19. Hantavirus umumnya menyebar melalui paparan kotoran hewan pengerat yang terkontaminasi dan tidak mudah menular antar manusia. Namun, jenis virus Andes yang ditemukan dalam wabah di kapal tersebut diketahui dalam kasus langka dapat menular antar manusia. Gejala infeksi biasanya muncul dalam waktu satu hingga delapan minggu setelah paparan.

Otoritas kesehatan di berbagai negara tengah melakukan pelacakan kontak terhadap para penumpang yang sempat turun dari kapal sebelum wabah terdeteksi. Lebih dari dua lusin penumpang dari sedikitnya 12 negara diketahui meninggalkan kapal tanpa pemeriksaan pelacakan kontak pada 24 April lalu. Kasus ini juga memicu kewaspadaan di sejumlah negara. Seorang pramugari maskapai KLM yang sempat satu penerbangan dengan penumpang terinfeksi dinyatakan negatif setelah menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit Amsterdam.

Di Inggris, seorang warga negara yang berada di Pulau Tristan da Cunha diduga terinfeksi virus tersebut. Dua warga Inggris lainnya yang sebelumnya berada di kapal juga telah dipastikan positif dan kini dirawat di Belanda serta Afrika Selatan. Sementara di Spanyol, seorang perempuan di Alicante sedang menjalani pemeriksaan setelah mengalami gejala yang mengarah pada hantavirus usai berada dalam penerbangan yang sama dengan salah satu korban meninggal.

Pemerintah Spanyol menegaskan proses pemindahan penumpang dari kapal akan dilakukan secara bertahap menggunakan kapal kecil menuju bus khusus dengan pengawalan ketat. Area bandara yang dilalui para penumpang juga akan ditutup sementara guna mencegah interaksi dengan publik.


Halaman:

Komentar