MULTAQOMEDIA.COM - Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Uni Emirat Arab (UEA) menjadi target serangan drone dalam beberapa hari terakhir. Serangan paling intensif terjadi pada Senin dan Selasa (18-19/5/2026), memicu kekhawatiran global akan keamanan infrastruktur energi di Timur Tengah.
Kementerian Pertahanan UEA mengonfirmasi bahwa pasukan pertahanan udara berhasil mencegat enam drone dalam kurun waktu dua hari. Tiga di antaranya terdeteksi di dekat PLTN Barakah, fasilitas nuklir strategis milik UEA. Menurut laporan resmi, seluruh drone tersebut diketahui berasal dari wilayah Irak.
"Kementerian Pertahanan mengumumkan, selama 48 jam terakhir, sistem pertahanan udara UEA mendeteksi dan mencegat enam UAV (kendaraan tak berawak) musuh yang berusaha menargetkan area sipil dan vital di negara ini," demikian pernyataan resmi Kemhan UEA yang diunggah di media sosial X, Selasa.
Hasil pelacakan dan pemantauan teknis mengonfirmasi bahwa tiga drone berhasil dicegat. Dua di antaranya dinetralisir tanpa menimbulkan kerusakan, sementara satu drone lainnya menghantam generator listrik yang berada di luar perimeter dalam PLTN Barakah.
Artikel Terkait
Trump Klaim AL dan AU Iran Hancur Total, Operasi Epic Fury Sukses Lumpuhkan Militer Teheran
Trump Beri Ultimatum 3 Hari ke Iran: Siap Serang Besar-besaran Jika Tak Ada Kesepakatan Damai
Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara & Jet Tempur JF-17 ke Arab Saudi, Respons Konflik Iran-AS
Donald Trump Unggah Foto Bareng Alien di Truth Social, Warganet Spekulasi Soal UFO