"UAV yang dicegat, semuanya berasal dari wilayah Irak," jelas pernyataan tersebut, menegaskan asal serangan yang mengancam instalasi nuklir vital UEA.
Sebelumnya, pada hari Minggu, Kemhan UEA juga melaporkan bahwa dua drone berhasil dicegat, namun satu drone lainnya kembali menghantam generator listrik di area yang sama. Insiden ini menandai eskalasi serangan terhadap infrastruktur energi UEA dalam waktu singkat.
Sementara itu, Iran dengan tegas membantah keterlibatan dalam serangan terhadap PLTN Barakah. Sebaliknya, Teheran menuding Israel sebagai dalang di balik serangan drone tersebut. Seorang sumber pejabat Iran yang dikutip oleh Tasnim menyatakan bahwa aksi ini adalah upaya provokasi untuk merusak stabilitas kawasan.
"Serangan drone terhadap UEA ini dilakukan oleh Israel, dan Israel-lah yang berusaha memprovokasi UEA untuk memainkan peran yang negatif di Timur Tengah, ditujukan terhadap Iran dan negara-negara Muslim lainnya," kata sumber tersebut.
Artikel Terkait
Trump Klaim AL dan AU Iran Hancur Total, Operasi Epic Fury Sukses Lumpuhkan Militer Teheran
Trump Beri Ultimatum 3 Hari ke Iran: Siap Serang Besar-besaran Jika Tak Ada Kesepakatan Damai
Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara & Jet Tempur JF-17 ke Arab Saudi, Respons Konflik Iran-AS
Donald Trump Unggah Foto Bareng Alien di Truth Social, Warganet Spekulasi Soal UFO