MULTAQOMEDIA.COM - Pasukan Israel dilaporkan melakukan penyiksaan terhadap 430 aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) dari lebih 40 negara. Mereka ditahan di penjara Pelabuhan Ashdod setelah kapal-kapal dicegat di perairan internasional, sekitar 400 km dari Gaza, pada Senin lalu.
Kelompok advokasi HAM Adalah, yang juga bertindak sebagai pengacara para aktivis, mengungkapkan bahwa para tahanan mengalami sengatan listrik, serta pelecehan fisik dan psikologis selama dalam tahanan Israel.
Akibat kekerasan tersebut, setidaknya tiga aktivis harus dirawat di rumah sakit karena luka serius. Puluhan lainnya mengalami patah tulang rusuk dan kesulitan bernapas.
Tim hukum Adalah telah mengumpulkan kesaksian dan dokumentasi yang menunjukkan penggunaan sengatan listrik secara berulang terhadap para aktivis GSF.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina