Ledakan tambang batu bara di Provinsi Shanxi, China, pada Jumat (22/5/2026) menewaskan sedikitnya 82 orang. Insiden ini dipicu oleh kebocoran gas yang memicu ledakan dahsyat di lokasi pertambangan.
Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa ledakan terjadi di Tambang Batu Bara Liushenyu yang dikelola oleh Grup Tongzhou. "Kecelakaan tersebut telah menyebabkan 82 korban tewas," demikian pernyataan resmi dari otor setempat.
Ledakan terjadi pada pukul 19.29 waktu setempat. Saat kejadian, sebanyak 247 pekerja sedang bertugas. Hingga saat ini, nasib para pekerja lainnya belum diketahui secara pasti. Media lokal melaporkan bahwa banyak pekerja yang masih terjebak di bawah tanah.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung. Tim penyelamat berupaya keras untuk menjangkau area terdampak dan mengevakuasi korban.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pemicu utama ledakan gas tersebut.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan