MULTAQOMEDIA.COM - Serangan Amerika Serikat ke Iran dalam konflik terbaru menimbulkan korban jiwa yang signifikan. Data terbaru mencatat 53 orang tewas dan 592 lainnya mengalami luka-luka akibat agresi militer AS tersebut.
"Akibat serangan AS, 592 orang luka dan 53 orang tewas," ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, melalui akun media sosial X pada Rabu (22/7/2026).
Meski demikian, Kermanpour tidak merinci lokasi pasti dan asal daerah para korban. Angka terbaru ini menunjukkan peningkatan tiga korban jiwa dibandingkan pengumuman sebelumnya pada 19 Juli, di mana saat itu tercatat 50 orang tewas dan 518 luka-luka.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan