“Mereka langsung lempar batu, botol, bahkan ada api dari molotov. Pos jaga langsung hancur,” ujar seorang saksi mata, Sabtu (30/8/2025).
Seusai aksi pelemparan batu, aparat kepolisian bersama anggota TNI langsung diterjunkan untuk mengamankan rumah dinas. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi, sementara penjagaan diperketat untuk mengantisipasi aksi susulan.
Hingga kini, pihak Wakil Gubernur Jambi H Abdullah Sani, belum memberikan keterangan resmi. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait motif dan identitas pelaku
Sumber: inews
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?