Fenomena ini menambah daftar panjang citra buruk pejabat Indonesia yang sering tampil bermewah-mewahan di ruang publik.
Di tengah kesenjangan sosial dan mahalnya harga kebutuhan pokok, gaya hidup hedon pejabat kian memperlebar jarak emosional dengan masyarakat.
Alih-alih menumbuhkan simpati, sikap 'flexing' justru menimbulkan antipati dan memperkuat stigma bahwa elite politik lebih mementingkan gengsi ketimbang empati
Dicek di akun tersebut pada Selasa (16/9) malam, akun tersebut telah memiliki sebanyak 116 ribu lebih followers. Setiap posting-an yang dibuat juga mendapat dukungan dari netizen.
Jam Tangan Seharga Rumah Subsidi
Di ruang komentar, warganet ramai-ramai meluapkan kekesalan mereka. Banyak yang menilai gaya hidup pejabat sudah kelewat batas dan jauh dari rasa empati terhadap rakyat kecil. “Kita bayar pajak biar mereka bisa flexing?” sindir seorang pengguna.
Ada pula yang menyamakan perilaku pejabat dengan 'selebgram' yang sibuk pamer barang branded, padahal tugas utamanya adalah mengabdi kepada masyarakat.
Sebagian lainnya menegaskan bahwa inilah wajah asli elite politik Indonesia: sibuk mempertontonkan kemewahan, tapi abai pada penderitaan rakyat.
Tak sedikit netizen yang berharap akun semacam @cabinetcouture_idn tetap ada, karena dianggap sebagai 'cermin' yang menunjukkan perilaku asli pejabat.
“Kalau nggak ada akun kayak gini, kita nggak pernah tahu jam tangan pejabat kita harganya setara rumah subsidi,” tulis warganet lain dengan nada sinis.
Komentar-komentar itu mencerminkan betapa publik sudah jengah dengan budaya hedonisme pejabat. Bagi masyarakat, flexing barang mewah bukan sekadar gaya hidup pribadi, tapi simbol keterputusan elite dari realitas rakyat yang mereka wakili.
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Gaji Guru Honorer vs Sopir MBG: Viral Video Protes Kesenjangan Gaji 2026
Prabowo Cabut Izin PT Toba Pulp Lestari: Daftar 28 Perusahaan & Penyebab Lengkap
Pesawat ATR Jatuh di Maros: Basarnas Yakin Tak Ada Korban Selamat, Tetap Harap Mukjizat
Eggi Sudjana Bantah Ajukan Restorative Justice ke Jokowi: Fakta SP3 & Analisis Lengkap