“Jadi mereka sudah diobati di Posko KLB Keracunan MBG, dibolehkan pulang. Begitu sampai di rumah, mereka kambuh lagi akhirnya balik lagi berobat,” kata Rajiv.
Melihat kondisi ini, Rajiv mendorong pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk memperketat pengawasan, mulai dari kualitas bahan baku, proses produksi, hingga distribusi makanan. Ia menegaskan bahwa keamanan pangan adalah bagian penting dari kedaulatan pangan nasional.
“Apa gunanya kita bicara swasembada, kalau makanan yang beredar justru membuat masyarakat sakit? Kedaulatan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tapi juga soal keamanan. Ini tugas besar yang harus segera kita bereskan,” ujarnya.
Rajiv menambahkan, kasus keracunan MBG bukan kali ini saja terjadi. Karena itu, dia mendesak agar evaluasi dilakukan menyeluruh, terutama dalam hal standar teknis pengolahan makanan agar tidak lagi menimbulkan korban di kemudian hari
Sumber: inews
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI