Prabowo Terima Undangan Kongres Projo, Tapi Akankah Hadir?
Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri Kongres III Pro Jokowi (Projo) pada 1 dan 2 November 2025. Namun, kehadiran Presiden dalam acara ini masih menjadi tanda tanya besar.
Mengenal Projo: Dari Pendukung Pemilu hingga Pertanyaan Eksistensi Saat Ini
Secara umum, Projo dikenal sebagai akronim dari "Pro Jokowi", sebuah kelompok yang dibentuk untuk mendukung pemerintahan dan visi Presiden Joko Widodo. Kelompok seperti ini biasanya bersifat temporer dan mengemuka terutama dalam konteks mendukung calon atau kebijakan tertentu selama masa pemilihan presiden.
Namun, pertanyaan yang muncul adalah, apa relevansi dan eksistensi Projo saat ini? Joko Widodo sendiri telah menyelesaikan dua periode kepresidenan dan menurut konstitusi, tidak dapat lagi mencalonkan diri. Sebagai mantan presiden, beliau kini berperan sebagai negarawan. Istilah "Pro" dalam suatu kelompok juga secara implisit menciptakan dikotomi "kontra", yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat yang seharusnya bersaudara.
Analisis: Mengapa Prabowo Seharusnya Tidak Hadir di Kongres Projo?
Dari sudut pandang sosial politik, terdapat beberapa alasan kuat mengapa kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam kongres Projo dinilai tidak tepat:
Artikel Terkait
Kasus Ijazah Jokowi: Menunggu P21 atau P19 dari Kejaksaan Agung?
Jenazah Florencia Lolita Wibisono, Pramugari Korban Kecelakaan ATR di Gunung Bulusaraung, Akhirnya Teridentifikasi
Purbaya Klaim Bisa Perkuat Rupiah dalam 2 Malam, Ini Faktanya
Viral WNI Berhijab Jadi Tentara AS: Syifa di National Guard, Risiko Hilang WNI