Dia menekankan bahwa tanpa mencapai mata air, pasokan air akan cepat habis. Oleh karena itu, diperlukan investasi yang lebih besar untuk membangun infrastruktur air yang dapat menyalurkan kebutuhan bagi seluruh warga di suatu pedesaan.
Rincian Biaya dan Persetujuan Presiden Prabowo
Biaya pengeboran sebesar Rp100 hingga Rp150 juta tersebut sebelumnya dijelaskan Maruli dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat di Aceh Tamiang. Biaya tersebut mencakup pengeboran hingga kedalaman 100-200 meter beserta instalasi pendukung seperti tangki air.
Presiden Prabowo menilai biaya tersebut tergolong terjangkau mengingat kompleksitas pekerjaan dan manfaat langsung yang diterima korban bencana untuk akses air bersih.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI