Dia menekankan bahwa tanpa mencapai mata air, pasokan air akan cepat habis. Oleh karena itu, diperlukan investasi yang lebih besar untuk membangun infrastruktur air yang dapat menyalurkan kebutuhan bagi seluruh warga di suatu pedesaan.
Rincian Biaya dan Persetujuan Presiden Prabowo
Biaya pengeboran sebesar Rp100 hingga Rp150 juta tersebut sebelumnya dijelaskan Maruli dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat di Aceh Tamiang. Biaya tersebut mencakup pengeboran hingga kedalaman 100-200 meter beserta instalasi pendukung seperti tangki air.
Presiden Prabowo menilai biaya tersebut tergolong terjangkau mengingat kompleksitas pekerjaan dan manfaat langsung yang diterima korban bencana untuk akses air bersih.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri