Rahasia Kebahagiaan Indonesia: Keimanan, Bukan Hanya Kesejahteraan Ekonomi
Indonesia mencatat prestasi luar biasa dengan dinobatkan sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan tertinggi di dunia berdasarkan riset Global Flourishing Study (GFS) kolaborasi Harvard University, Baylor University, dan Gallup. Temuan ini mengungguli hampir 200 negara lainnya dan menarik perhatian banyak pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Kebahagiaan yang Melampaui Tolok Ukur Ekonomi
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, memberikan perspektif mendalam. Ia menyatakan bahwa kebahagiaan rakyat Indonesia tidak bisa diasumsikan hanya berasal dari tingkat kesejahteraan atau kemakmuran ekonomi semata.
"Asumsi bahwa negara sejahtera pasti rakyatnya bahagia, dan negara miskin pasti tidak bahagia, hanya relevan jika kebahagiaan diukur dari sudut pandang duniawi saja," ujar Jamiluddin.
Peran Keimanan sebagai Sumber Kebahagiaan Utama
Jamiluddin menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia pada umumnya mencari kebahagiaan dalam keseimbangan dunia dan akhirat. Bagi kelompok yang memprioritaskan kebahagiaan akhirat, keimanan menjadi sumber kebahagiaan utama mereka.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI