Alasan Podcast Denny Sumargo & Ahok Dihapus YouTube: Konten Kontroversial Pilkada DPRD

- Kamis, 08 Januari 2026 | 07:25 WIB
Alasan Podcast Denny Sumargo & Ahok Dihapus YouTube: Konten Kontroversial Pilkada DPRD

Dalam percakapan blak-blakan tersebut, Densu dan Ahok membahas beragam topik panas. Pembahasan meliputi kondisi pendidikan di Indonesia, materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul Mens Rea, hingga pembahasan mendalam tentang Undang-Undang Perampasan Aset.

Salah satu poin paling menarik adalah pengakuan Ahok mengenai praktik kecurangan dalam mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Ahok mengungkapkan bahwa wacana mengembalikan Pilkada melalui DPRD inilah yang menjadi salah satu alasan kuat dirinya memutuskan keluar dari partai politik.

Alasan Ahok Keluar dari Partai Politik

Ahok menceritakan, pada 10 September 2014 silam, ia memutuskan hengkang dari Partai Gerindra. Keputusan ini diambil karena ketidaksejalanan dengan partai yang kala itu mendukung revisi UU Pemilukada yang mengembalikan pemilihan kepala daerah ke tangan DPRD.

Berdasarkan pengalaman pribadinya, Ahok mengetahui betul praktik yang terjadi. Ia mengungkapkan, saat membantu ayahnya yang merupakan pengusaha, ia sering menyaksikan pertemuan para ketua partai besar. Dalam pertemuan itulah, calon yang akan dipilih dalam Pilkada diatur, termasuk instruksi kepada anggota DPRD.

Ahok mencontohkan kasus Pemilihan Gubernur Riau masa lalu, di mana suara para anggota DPRD sudah diatur sebelum pemilihan berlangsung. Fakta-fakta inilah yang menurutnya menjadi bukti nyata kelemahan sistem Pilkada melalui DPRD.

Kini, podcast yang sempat hilang tersebut dapat disaksikan kembali oleh publik. Percakapan blak-blakan antara Denny Sumargo dan Ahok ini memberikan perspektif unik dan kritik tajam terhadap sistem politik dan demokrasi di Indonesia.


Halaman:

Komentar