Klarifikasi Dishub Kota Palembang
Menanggapi video viral tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang memberikan klarifikasi. Kepala Dishub Kota Palembang, Agus Supriyanto, menegaskan bahwa pelaku dugaan pungli bukan berasal dari instansinya.
Agus menjelaskan bahwa petugas Dishub di lokasi memang bertugas melakukan pengawasan angkutan barang berat, namun tidak untuk menghambat atau memalak kendaraan bantuan kemanusiaan. Ia mengonfirmasi bahwa insiden tersebut melibatkan oknum dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumatera Selatan.
BPTD Sumsel Akui Oknumnya dan Janji Tindak Tegas
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan akhirnya mengakui bahwa oknum pelaku berasal dari institusi mereka. Melalui Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan, Milfer Jonely, BPTD Sumsel menyampaikan permohonan maaf.
"Memang benar, dari informasi yang kami terima, petugas tersebut berasal dari BPTD Sumatera Selatan," ujar Milfer. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami kasus ini dan memberikan tindakan tegas terhadap petugas yang bersangkutan.
Penutup
Insiden pemalakan terhadap relawan bantuan bencana ini menjadi catatan kelam dalam perjalanan kemanusiaan. Meski mendapat respons dan permintaan maaf dari instansi terkait, kejadian ini mengingatkan pentingnya perlindungan dan kemudahan akses bagi relawan yang bertugas di tengah bencana. Tindakan tegas terhadap oknum pelaku diharapkan dapat memulihkan kepercayaan dan mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa depan.
Artikel Terkait
Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka