Pihak kecamatan telah melakukan koordinasi darurat untuk menangani situasi ini. Mengingat lokasi kejadian berada di dalam wilayah operasional perusahaan, penanganan utama menjadi tanggung jawab PT Antam.
"PT Antam akan melakukan identifikasi kejadian tersebut karena masih dalam wilayah tambang IUP PT Antam," tegas Saepuloh. Lokasi Blok Cepu sendiri terpencil, berjarak sekitar 15 kilometer dari kantor administrasi PT Antam di Nanggung.
Evakuasi Terkendala Kadar CO2 Tinggi
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, sebelumnya menyebut adanya indikasi ledakan di lokasi tambang emas Antam tersebut. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih sangat terkendala.
Tim gabungan dari kepolisian dan Forkopimda setempat telah diterjunkan, namun belum dapat memasuki lokasi kejadian perkara (TKP) secara langsung. "Anggota belum bisa masuk lokasi. Kadar CO2 masih tinggi," ujar Wikha. Kondisi ini membuat proses pencarian dan pertolongan terhadap korban yang terjebak menjadi sangat sulit.
Pihak Kecamatan Nanggung masih menunggu informasi perkembangan lebih lanjut dari PT Antam terkait penyebab insiden, proses evakuasi, dan data identitas korban. Investigasi mendalam akan dilakukan setelah kondisi lokasi dinyatakan aman.
Artikel Terkait
Viral Kontainer iPhone di Laut Jawa: Hoax AI atau Fakta? Ini Analisis Ahli Logistik
Wajib Pajak Didenda Rp26,5 Juta Protes Standar Ganda Aturan Pajak, Ini Kronologinya
Demo Buruh 15 Januari 2026: Tuntutan UMP DKI Rp5,89 Juta & UU Ketenagakerjaan Baru
Sidang Ijazah Jokowi: Oegroseno Bongkar Kejanggalan Prosedur dan Perbedaan Dokumen di PN Solo