Pihak kecamatan telah melakukan koordinasi darurat untuk menangani situasi ini. Mengingat lokasi kejadian berada di dalam wilayah operasional perusahaan, penanganan utama menjadi tanggung jawab PT Antam.
"PT Antam akan melakukan identifikasi kejadian tersebut karena masih dalam wilayah tambang IUP PT Antam," tegas Saepuloh. Lokasi Blok Cepu sendiri terpencil, berjarak sekitar 15 kilometer dari kantor administrasi PT Antam di Nanggung.
Evakuasi Terkendala Kadar CO2 Tinggi
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, sebelumnya menyebut adanya indikasi ledakan di lokasi tambang emas Antam tersebut. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih sangat terkendala.
Tim gabungan dari kepolisian dan Forkopimda setempat telah diterjunkan, namun belum dapat memasuki lokasi kejadian perkara (TKP) secara langsung. "Anggota belum bisa masuk lokasi. Kadar CO2 masih tinggi," ujar Wikha. Kondisi ini membuat proses pencarian dan pertolongan terhadap korban yang terjebak menjadi sangat sulit.
Pihak Kecamatan Nanggung masih menunggu informasi perkembangan lebih lanjut dari PT Antam terkait penyebab insiden, proses evakuasi, dan data identitas korban. Investigasi mendalam akan dilakukan setelah kondisi lokasi dinyatakan aman.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?