KPK Beberkan Modus Keluarga Bupati Fadia Arafiq Kuasai Proyek RSUD Pekalongan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan kuat penguasaan proyek pengadaan bahan makanan dan jasa outsourcing di tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pekalongan oleh PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). Perusahaan ini diduga terkait erat dengan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, beserta keluarganya.
Nilai Kontrak Besar untuk Pengadaan Bahan Makanan Pasien
Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan PT RNB bertindak sebagai penyedia bahan pokok seperti sayur, buah, dan beras untuk konsumsi pasien di ketiga RSUD tersebut. Nilai kontrak pengadaan ini disebut sangat besar karena mencakup kebutuhan operasional rumah sakit dalam jangka waktu tertentu.
Dari OTT hingga Penetapan Tersangka Bupati
Kasus ini terbongkar setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 2-3 Maret 2026, terkait dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan tahun anggaran 2023-2026. Dari penyidikan, KPK menetapkan Bupati Fadia Arafiq sebagai tersangka dan langsung menahannya pada 4 Maret 2026.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Rektor Unsoed Tersangka Gratifikasi Rp680 Juta dari PMB Jalur Mandiri 2025-2026
KPK Periksa Mantan Wabup dan 8 Pejabat Sukoharjo, Bongkar Kode Rahasia Padakno Karo Bapak dalam Kasus Pemerasan Etik Suryani
Kejagung Buka Suara: Trading in Influence di Kasus Jampidsus Febrie Bukan Pasal Pidana, Ini Penjelasan Lengkapnya
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Diciduk KPK: Uang Ratusan Juta Diamankan dalam OTT Suap Penerimaan Mahasiswa Baru