Protes GKR Rumbai ke Fadli Zon Ricuhkan Penyerahan SK di Keraton Solo

- Minggu, 18 Januari 2026 | 15:25 WIB
Protes GKR Rumbai ke Fadli Zon Ricuhkan Penyerahan SK di Keraton Solo

Ricuh di Keraton Solo! GKR Rumbai Protes Fadli Zon Saat Penyerahan SK

MULTAQOMEDIA.COM - Acara penyerahan Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) berakhir ricuh pada Minggu (18/1/2026). Kericuhan dipicu oleh aksi protes yang disampaikan langsung oleh salah satu kerabat keraton, GKR Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, di tengah acara.

Microphone Dimatikan Saat Protes Disampaikan

Insiden terjadi usai Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan pidato sambutannya. GKR Rumbai mengambil alih microphone dan mulai menyampaikan uneg-unegnya. Namun, tak lama kemudian, microphone tersebut mendadak dimatikan, membuat apa yang disampaikannya tidak terdengar jelas. Sosok yang dikenal mendukung penobatan KGPAA Hamengkunegoro (Gusti Purbaya) sebagai Raja Keraton Solo Paku Buwono XIV ini pun tidak dapat melanjutkan.

Seketika, suasana menjadi kacau dengan banyak orang yang merangsek ke depan panggung. Sorakan-sorakan terdengar mendukung aksi protes tersebut. Kericuhan baru mereda setelah sekitar 15 menit, menyebabkan acara seremonial penyerahan SK tertunda. Acara baru bisa dilanjutkan setelah pembacaan doa penutup.

Fadli Zon Sebut Insiden "Hal yang Biasa"

Usai acara, Fadli Zon melanjutkan peninjauan ke dalam keraton. Sementara itu, seremonial penyerahan SK kepada Kanjeng Gusti Pangeran Harya Panembahan Agung Tedjowulan akhirnya dilaksanakan di Sasana Handrawina.

Menanggapi kericuhan, Fadli Zon menyatakan, Kalau tadi melihat ada sedikit insiden, saya kira itu hal yang biasa. Ini bagian yang memang perlu diselesaikan. Menteri Kebudayaan itu berharap Tedjowulan, yang ditunjuk sebagai Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya, dapat menyelesaikan persoalan internal keraton.

Penyebab Protes: Tuan Rumah Tidak Dilibatkan


Halaman:

Komentar