"Saya tahu betul alasannya kenapa (rupiah melemah) dan memperbaikinya dua hari, semalam dua malam selesai itu. Tapi saya bukan bank sentral," kata Purbaya seperti dikutip dari CNN Indonesia (20/1/2026).
Fondasi Ekonomi Dinilai Kuat
Purbaya menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia sebenarnya sedang dalam tren membaik, yang justru berlawanan arah dengan pelemahan rupiah yang terjadi. Artinya, secara fundamental, tidak ada alasan mendasar bagi rupiah untuk melemah sedalam ini.
"Yang penting adalah fondasi ekonomi kita arahnya berlawanan dengan nilai tukar pada saat ini. Jadi fondasi ekonomi membaik terus, sementara nilai tukar agak melemah," jelasnya.
Pelemahan rupiah sebelumnya, seperti dilaporkan Reuters, dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah dan dinamika yang terjadi di Bank Indonesia.
Artikel Terkait
Kasus Ijazah Jokowi: Menunggu P21 atau P19 dari Kejaksaan Agung?
Jenazah Florencia Lolita Wibisono, Pramugari Korban Kecelakaan ATR di Gunung Bulusaraung, Akhirnya Teridentifikasi
Viral WNI Berhijab Jadi Tentara AS: Syifa di National Guard, Risiko Hilang WNI
Barang Pribadi Pramugari Esther Ditemukan di Lokasi Jatuhnya Pesawat IAT di Gunung Bulusaraung