"Saya tahu betul alasannya kenapa (rupiah melemah) dan memperbaikinya dua hari, semalam dua malam selesai itu. Tapi saya bukan bank sentral," kata Purbaya seperti dikutip dari CNN Indonesia (20/1/2026).
Fondasi Ekonomi Dinilai Kuat
Purbaya menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia sebenarnya sedang dalam tren membaik, yang justru berlawanan arah dengan pelemahan rupiah yang terjadi. Artinya, secara fundamental, tidak ada alasan mendasar bagi rupiah untuk melemah sedalam ini.
"Yang penting adalah fondasi ekonomi kita arahnya berlawanan dengan nilai tukar pada saat ini. Jadi fondasi ekonomi membaik terus, sementara nilai tukar agak melemah," jelasnya.
Pelemahan rupiah sebelumnya, seperti dilaporkan Reuters, dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah dan dinamika yang terjadi di Bank Indonesia.
Artikel Terkait
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka
Forklift Modern 2024: Tantangan, Peluang & Solusi Efisiensi Logistik Terbaru