Fakta Kasus Es Gabus Viral: Tuduhan Spons Ternyata Hoax, Aparat Minta Maaf

- Rabu, 28 Januari 2026 | 11:50 WIB
Fakta Kasus Es Gabus Viral: Tuduhan Spons Ternyata Hoax, Aparat Minta Maaf

Fakta Lengkap Kasus Es Gabus Viral: Tuduhan Spons Ternyata Hoax, Aparat Minta Maaf

Nasib Sudrajat (50), penjual es gabus keliling, mendadak viral dan menuai simpati publik. Sebuah video yang menunjukkan dirinya dituduh menggunakan bahan berbahaya berupa spons menyebar luas di media sosial.

Dalam video yang direkam di Kemayoran pada Sabtu, 24 Januari 2026, terlihat sekitar lima orang menghampiri Sudrajat yang telah berjualan selama 30 tahun. Di antara mereka tampak aparat berseragam polisi dan tentara. Mereka mempertanyakan bahan dagangannya, lalu meremas dan merusak sekitar 150 es gabus milik Sudrajat. Penjual itu bahkan mengalami kekerasan fisik berupa pukulan dan tendangan.

Kemarahan Netizen dan Sorotan pada Pelapor "Luna"

Aksi dua oknum aparat, yaitu Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Babinsa Serda Hari Purnomo, langsung memicu kemarahan warganet. Selain itu, netizen juga menyorot sosok perempuan muda dalam video yang diduga menjadi pelapor.

Perempuan yang belakangan diketahui bernama Luna itu terdengar menuding es gabus tersebut terbuat dari spons bedak. Pernyataannya disebut-sebut menjadi salah satu dasar laporan ke call center polisi 110 oleh seorang bernama M Arief Fadillah.

Akun media sosial Luna kini menjadi buruan netizen. Banyak yang mengulik identitasnya hingga mendesak agar dia meminta maaf. Bahkan, muncul seruan dari netizen untuk menuntut Luna dengan ganti rugi sebesar Rp1 miliar atas nama martabat dan rezeki Sudrajat yang dirampas.

Hasil Uji Laboratorium: Es Gabus Aman dan Layak Konsumsi


Halaman:

Komentar