Suderajat dengan blak-blakan menjawab, "Dipakai sama anak." Lebih detail, ia menjelaskan bahwa motor pemberian Kapolres itu dibawa oleh anak keduanya dan dimanfaatkan untuk berbisnis ojek online (ojol).
"Katanya buat ngojek," cerita Suderajat. KDM pun mengonfirmasi, "Oh jadi motor yang dari Kapolres Metro buat ngojek?" dan diiyakan oleh Suderajat.
Dedi Mulyadi Beri Motivasi dan Bantuan Modal
Pertemuan antara Gubernur Jabar dan penjual es kue viral ini diungkap oleh Ketua RW setempat, M Ali Akbar. Dalam pertemuan itu, KDM tidak hanya mendengarkan cerita Suderajat tetapi juga memberikan motivasi dan bantuan modal usaha dalam bentuk uang.
"Diberikan masukan, motivasi... Alhamdulillah ada bantuan juga," kata Ali Akbar, meski tidak merinci nominalnya.
Kronologi Awal Kasus Viral
Suderajat menjadi perhatian publik setelah difitnah dan diduga dianiaya oleh oknum aparat di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/1/2026). Saat itu, ia dituduh menjual es kue berbahan spons yang tidak layak konsumsi.
Hasil pemeriksaan Labfor Polri dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta kemudian membuktikan bahwa es kue jualannya aman dikonsumsi. Dua oknum aparat yang terlibat, Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Serda Heri Purnomo, telah meminta maaf langsung kepada Suderajat.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri