MUI Kutuk Keras Dugaan Israel Gunakan Bom Vakum di Gaza, 2.842 Warga Lenyap Tanpa Jejak
Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi mengutuk keras dugaan penggunaan senjata termal atau bom vakum oleh Israel dalam agresi militernya di Jalur Gaza. Senjata ini diduga menjadi penyebab ribuan warga Palestina lenyap tanpa meninggalkan sisa jasad.
Sikap Resmi MUI Terhadap Laporan Investigasi
Sikap tegas ini disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, pada Senin, 16 Februari 2026. Pernyataan ini merespons laporan investigasi mendalam dari Al Jazeera yang mengungkap fakta mengerikan di lapangan.
Sudarnoto menyatakan keterkejutan dan kemarahan atas temuan tersebut. Ia menegaskan, jika laporan itu terbukti, maka tindakan Israel telah melampaui semua batas kemanusiaan.
Temuan Mengerikan Investigasi Al Jazeera: Bom Vakum dan Korban yang Menguap
Investigasi Al Jazeera berjudul "The Rest of the Story" mendokumentasikan sedikitnya 2.842 warga Palestina yang dinyatakan hilang secara ekstrem. Mereka lenyap tanpa jejak jasad utuh, hanya menyisakan percikan darah atau fragmen biologis kecil.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri