Pelajar 14 Tahun Tewas Diduga Dihantam Helm Personel Brimob di Tual
MALUKU TENGGARA - Kasus dugaan kekerasan yang menewaskan seorang pelajar di Kota Tual, Maluku Tenggara, menyita perhatian publik. Korban, Arianto Tawakal (14), seorang pelajar kelas IX MTs, meninggal dunia pada Kamis (19/2) setelah diduga menjadi korban aksi personel Brimob berinisial MS.
Kronologi Peristiwa Pelajar Tewas di Tual
Peristiwa tragis ini terjadi saat Arianto berboncengan dengan kakaknya, Nasri Karim, menggunakan sepeda motor di jalanan menurun. Menurut informasi yang berkembang, tiba-tiba seorang personel Brimob menghantam Arianto menggunakan helm. Hantaman tersebut menyebabkan korban tersungkur dan terseret motor.
Arianto sempat dievakuasi ke RSUD Karel Sadsuitubun. Namun, akibat luka berat yang diderita, ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.00 WIT.
Artikel Terkait
Kisah Pilu Santri Sukabumi Tewas Luka Bakar: Ingin Jadi Kiai, Ayah Histeris
Bocah 12 Tahun di Sukabumi Meninggal Diduga Dianiya Ibu Tiri: Kronologi & Fakta Terbaru
Oknum Brimob Aniaya Siswa Madrasah di Tual Tewas: Kronologi & Proses Hukum Terkini
Ipda Purnomo: Sumber Dana Aksi Sosial ODGJ hingga Bantu Guru PPPK Terungkap