Gaikindo Pertanyakan Rencana Impor 105.000 Mobil India, Kapasitas Produksi Dalam Negeri Mencukupi
Rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga dari India untuk proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menuai sorotan dari industri otomotif nasional. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai kapasitas produksi dalam negeri sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan tersebut, khususnya di segmen kendaraan pick-up.
Kapasitas Produksi Kendaraan Niaga di Dalam Negeri
Gaikindo mencatat, Indonesia memiliki tujuh pabrik kendaraan niaga yang memproduksi model serupa. Total kapasitas produksi kendaraan roda empat di tanah air mencapai 2,5 juta unit per tahun. Khusus untuk kendaraan komersial kelas menengah ke bawah seperti pick-up, kapasitas produksinya bahkan lebih dari 400.000 unit per tahun.
Tujuh produsen kendaraan niaga tersebut adalah:
- PT Suzuki Indomobil Motor
- PT Isuzu Astra Motor Indonesia
- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (Mitsubishi)
- PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors)
- PT Sokonindo Automobile (DFSK)
- PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)
- PT Astra Daihatsu Motor
Sebagian besar model yang diproduksi memiliki penggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen, serta didukung jaringan layanan purnajual yang luas.
Proyek KDKMP dan Rincian Impor dari India
Kontroversi muncul setelah kontrak pengadaan kendaraan untuk proyek KDKMP senilai Rp24,66 triliun diketahui melibatkan dua produsen asal India:
Artikel Terkait
Pelajar Tewas Dihantam Helm Brimob di Tual: Kronologi Lengkap & Respons Polri
Kisah Pilu Santri Sukabumi Tewas Luka Bakar: Ingin Jadi Kiai, Ayah Histeris
Bocah 12 Tahun di Sukabumi Meninggal Diduga Dianiya Ibu Tiri: Kronologi & Fakta Terbaru
Oknum Brimob Aniaya Siswa Madrasah di Tual Tewas: Kronologi & Proses Hukum Terkini