Selain itu, pengelola di tingkat lapangan juga disebut mendapatkan porsi manfaat yang sangat signifikan.
"44,0% itu pengelola atau mitra dapur SPPG," imbuhnya.
Program Disambut Baik, Namun Tata Kelola Bermasalah
Mahfud MD mengakui bahwa program MBG disambut dengan gembira oleh masyarakat kecil, terutama di daerah.
"Program MBG ini untuk rakyat kecil itu disambut gembira, mereka sangat senang," katanya.
Namun, di balik sambutan positif itu, terdapat persoalan serius dalam tata kelola yang tidak bisa diabaikan.
"Tapi banyaklah yang aneh-aneh, pemborosan yang luar biasa," tegas Mahfud MD.
Pentingnya Evaluasi Menyeluruh
Dengan temuan ketimpangan yang sangat tajam ini, evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis dinilai sangat mendesak. Tujuannya agar program yang digadang-gadang pro rakyat ini dapat dikembalikan pada jalurnya, yaitu benar-benar tepat sasaran dan mensejahterakan kelompok yang paling membutuhkan, terutama anak-anak.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?