Meski belum memiliki pengalaman langsung di sektor perbankan, Susi menilai latar belakangnya sebagai pengusaha menjadi modal berharga. Ia yakin dapat memberikan nilai tambah pada bank Jabar dan memahami dinamika industri keuangan.
"Pengalaman di perbankan belum ada, tapi dengan keuangan saya juga kan pengusaha, dan saya yakin bisa memberikan nilai tambah pada bank Jabar, semoga itu bisa," jelasnya.
Susi juga menegaskan akan tetap membawa gaya komunikasinya yang lugas dalam menjalankan peran baru tersebut. Ia berkomitmen untuk berbicara apa adanya sesuai dengan apa yang dimaksud.
Lebih jauh, Susi menyoroti peran strategis bank daerah dalam mengakselerasi pertumbuhan UMKM di Jawa Barat. Dengan jumlah penduduk besar serta garis pantai utara dan selatan yang panjang, ia melihat potensi ekonomi yang belum tergarap optimal.
"Jabar dengan penduduk yang besar pantai utara dan selatan sangat panjang, UMKM salah satu kekuatan masyarakat jawa barat, contoh Pangandaran itu PDB penduduknya bagus. Kalau bisa kultur ini ditularkan ke semua bagian," ungkapnya.
Tak berhenti di situ, Susi juga menyinggung fenomena maraknya pinjaman online (pinjol) di Jawa Barat. Ia menggagas agar Bank bjb mampu mengambil alih sebagian pasar tersebut sebagai langkah konkret melindungi masyarakat dari bunga tinggi.
"Pinjol di Jabar besar sekali, kalau itu bisa ditake over oleh Bank Jabar. 50 persen target pertama saya yakin bisa dan kita membantu orang, menurunkan bunga yang tidak setinggi pinjol," ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui upaya tersebut membutuhkan proses panjang, termasuk dukungan kebijakan dari pemerintah daerah. Finalisasi penunjukan Susi dan Eydu kini tinggal menunggu hasil uji kelayakan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri