Lebih lanjut, Gus Ipul memaparkan bahwa anggaran tersebut mencakup lebih dari satu jenis sepatu. Setiap siswa menerima beberapa perlengkapan, termasuk sepatu dinas harian (PDH), sepatu lapangan (PDL), dan sepatu olahraga. Paket bantuan juga meliputi kebutuhan guru, seperti sepatu kerja dan perlengkapan lain seperti kaus kaki.
Sementara itu, sepatu yang dibagikan Pemprov Jawa Timur merupakan bantuan terbatas untuk 10 siswa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Gus Ipul mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya memahami konteks dan rincian program sebelum menarik kesimpulan. Pemerintah berkomitmen menjaga transparansi dalam setiap penggunaan anggaran publik.
"Kami harap masyarakat tidak mudah beropini tanpa data yang jelas dan tidak termakan isu hoaks," tegasnya.
Artikel Terkait
Roy Suryo Ajukan Penangguhan Penahanan, 50 Tokoh Nasional Siap Jadi Penjamin
Din Syamsuddin: Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan, Siap Jadi Penjamin
Guru Besar Kritik Polda Metro Jaya: Penanganan Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa Tidak Profesional
Putusan PTUN Batalkan Sanksi Etik UI: Jimly Asshiddiqie Sebut Hakim Tak Paham Batas Hukum dan Otonomi Akademik