Kapolri Blak-blakan: Pejabat Masih WA Minta Loloskan Anak Masuk Akpol, Begini Nasib Kuota Khusus

- Kamis, 11 Juni 2026 | 02:50 WIB
Kapolri Blak-blakan: Pejabat Masih WA Minta Loloskan Anak Masuk Akpol, Begini Nasib Kuota Khusus

Kapolri Buka Suara: Pejabat Masih Sering Nitip Anak via WA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menjalankan rekrutmen bersih dan transparan tanpa jalur khusus bagi anak pejabat atau tokoh tertentu. Sigit mengaku kerap menegur Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar terkait masih adanya pihak yang meminta bantuan.

"Pak Anwar ini selalu saya marahi, 'kok selalu masih ada yang WA saya minta supaya anaknya bisa diloloskan di tahap berikutnya sementara Pak Anwar sudah mengumumkan'," ujar Sigit dalam Rakorwas Kompolnas di Jakarta Utara, Rabu (10/6/2026).

Menurut Sigit, setelah hasil seleksi diumumkan, tidak ada lagi perubahan yang bisa dilakukan. Ia pun meminta maaf kepada pihak-pihak yang berharap mendapat bantuan untuk meloloskan putra-putrinya ke Akpol.

"Saya mohon maaf kepada rekan-rekan di sini, mohon maaf barangkali ada yang putra-putranya masuk Akpol, kami tidak bisa berbuat banyak untuk membantu karena memang sudah menjadi komitmen kita saat itu untuk tidak ada lagi kuota khusus dari Kapolri,"ujarnya.

Jenderal Sigit mengungkapkan permintaan titipan tidak hanya datang dari pejabat aktif, tetapi juga dari sejumlah mantan pimpinan Polri. Meskipun demikian, seluruh permintaan tersebut tidak dapat diakomodasi.

"Saya lihat banyak sekali putra atau pun titipan dari pejabat-pejabat termasuk mantan-mantan pimpinan Polri, kali ini kami tidak bisa membantu," ujarnya dengan memohon.

Sigit menjelaskan bahwa sikap ini merupakan bagian dari upaya pembenahan institusi Polri dan menjaga komitmen reformasi. Ia menilai memberikan bantuan kepada satu peserta berpotensi menimbulkan persoalan yang lebih besar.

"Risikonya ya kita lebih baik dimarahi tapi mudah-mudahan ini yang kita lakukan bukan karena kita tidak ingin bantu, tapi ini bagian dari upaya kita untuk ingin menunjukkan bahwa institusi Polri saat ini sedang berbenah untuk menjadi lebih baik ke depannya," kata Sigit.

Sigit juga menyoroti peran Kompolnas dalam mengawasi berbagai proses di lingkungan Polri, termasuk rekrutmen anggota Polri dan seleksi Akpol. Keterlibatan Kompolnas menjadi bagian dari upaya memastikan proses berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Sekali lagi terima kasih, dan banyak hal yang telah dilaksanakan Kompolnas, mulai dari bagaimana mengklarifikasi terhadap saran dan keluhan masyarakat yang masuk untuk bisa diteruskan baik kepada Presiden dan juga kepada Polri melalui Irwasum selama ini,"ungkapnya.


Halaman:

Komentar