Lima tuntutan utama akan disuarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh fakultas di Universitas Indonesia (UI) dalam aksi demonstrasi yang direncanakan berlangsung di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat, 12 Juni 2026.
Tuntutan pertama adalah menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kedua, menuntut penurunan harga kebutuhan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM). Ketiga, mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Keempat, menghentikan praktik militerisme di ranah sipil. Kelima, mendesak Presiden Prabowo untuk berhenti mengelak dan mengakui kesalahan pemerintah.
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, menegaskan bahwa kelima tuntutan ini merupakan cerminan keresahan masyarakat akibat lonjakan harga kebutuhan pokok yang semakin memberatkan.
"Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak. Dan pemerintah? Sibuk memoles citra sambil membagi proyek kepada kroni," ujar Yatalathof dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri