Pihak BEM UI juga mengundang seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, buruh, guru, pedagang, dan ibu rumah tangga yang merasa bahwa arah kebijakan negara saat ini keliru, untuk turut serta menyuarakan aspirasi mereka.
"Datanglah! Pupus harapan pemerintah akan berubah dikarenakan pemimpinnya arogan, sombong, dan tantrum. Kita rebut keadilan! Karena keadilan tidak datang sendiri. Ia harus dijemput oleh rakyat Indonesia yang besar, bukan pemerintah yang berlagak besar padahal pemimpinnya hanya pelayan oligarki dan petugasnya Trump," tegas Yatalathof.
Berdasarkan data sementara, sejumlah kampus dipastikan akan bergabung dalam aksi tersebut. Mereka adalah BEM UI dan 15 BEM Fakultas di lingkungan UI, BEM KM IPB, BEM PNJ, BEM Universitas Pancasila, Aliansi BEM Gunadarma, FMN Pusat, FMN UI, Pembebasan, dan Semar UI.
"Beberapa organisasi dan simpul pergerakan yang ikut konsolidasi nasional di Kampus UI kemarin masih akan memastikan kehadiran dan estimasi massa yang ikut di rapat malam ini," pungkas Yatalathof.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri