Investigasi UBK: Abdi Maludin Diduga Ditawari Rp50 Juta untuk Geser Lokasi Demo, Seret Oknum Polres Jakpus
Universitas Bung Karno (UBK) baru saja merilis hasil investigasi internal yang mengejutkan publik. Mantan Ketua BEM FH UBK, Muhammad Abdi Maludin, diduga kuat menerima tawaran uang pelicin sebesar Rp50 juta dari oknum kepolisian. Tujuan dari tawaran tersebut adalah untuk memindahkan lokasi demonstrasi dari Istana Merdeka ke Gedung DPR RI pada pertengahan Juni lalu.
Nama Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Prasetyo Purbo Nurcahyo, ikut terseret dalam laporan investigasi ini. Ketua Tim Investigasi UBK, Eko Suryo S, mengungkapkan bahwa upaya lobi-lobi tersebut terjadi sehari sebelum aksi digelar di Jalan Medan Merdeka Selatan.
"Memang Abdi tanggal 14 Juni (2026) siang itu dihubungi oleh aparat kepolisian dari Jakarta Pusat, Polres. Namanya itu menurut Abdi adalah Pak Prasetyo, itu Kasat Intel," ujar Eko Suryo S.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Tolak Damai dengan Jokowi di Sidang Perdana, Pilih Jalur Hukum
Dokter Tifa Resmi Didakwa Jaksa: Pasal Berlapis Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Viral Video GEKDIAH 11 Menit 38 Detik: Fakta Tato di Lengan, Kutek Hitam, dan Ancaman Phishing
Kisah Suci Nitia Edward: Dari Honorer ke Istri Siri Bupati, Kini Terseret OTT KPK