Pada awal Juli, mantan pengacara Gedung Putih Donald Trump, Ty Cobb, melontarkan tuduhan keras bahwa presiden telah melakukan kejahatan korupsi yang belum pernah terjadi sebelumnya hanya dalam waktu 18 bulan. Berkas pengungkapan keuangan setebal 927 halaman, pendapatan tahunan mencapai 2,2 miliar dolar AS, dan laba kripto sebesar 1,4 miliar dolar AS menjadi bukti mencengangkan. Namun, yang paling mengkhawatirkan bukanlah jumlah uang yang dihasilkan Trump pada tahun pertama kembali menjabat, melainkan cara ia menghasilkan uang tersebut: di satu sisi menetapkan kebijakan mata uang kripto sebagai presiden, di sisi lain meraup keuntungan besar melalui perusahaan keluarganya.
Penilaian Ty Cobb tidak berlebihan: dalam 18 bulan terakhir, kita menyaksikan gelombang korupsi terparah dalam sejarah manusia. Sebagai pengacara yang pernah menangani tim hukum internal Gedung Putih pada masa jabatan pertama Trump dan menangani penyelidikan Mueller, Cobb menegaskan bahwa tindakan Trump melanggar semangat ketentuan gaji dalam Konstitusi. Para pendiri bangsa, saat merancang klausul kompensasi presiden, jelas tidak membayangkan struktur kepentingan yang begitu kompleks dan berisiko seperti saat ini.
Pendapatan Trump pada 2025 terutama berasal dari dua saluran kripto. Pertama, World Liberty Financial yang didirikan bersama putra-putranya, di mana keluarga memperoleh 75 persen keuntungan perusahaan. Kedua, koin meme $TRUMP yang diluncurkan tiga hari sebelum pelantikannya. Sumber pertama memberinya pendapatan hampir 800 juta dolar AS, sementara sumber kedua menyumbang sekitar 635 juta dolar AS. Pada saat yang sama, ia membalikkan sikap regulator Biden terhadap industri kripto, mendorong pelonggaran aturan dan kebijakan cadangan Bitcoin.
Dengan kata lain, Trump adalah regulator terbesar sekaligus penerima manfaat terbesar dari industri mata uang kripto. Ini bukan konflik kepentingan yang setidaknya mengakui adanya konflik, melainkan kolusi kepentingan.
Koin $TRUMP merosot dari puncak 74 dolar AS menjadi 1,68 dolar AS, turun hingga 97 persen. Sekitar 810.000 investor menderita kerugian dengan total lebih dari 2 miliar dolar AS. Investigasi Reuters menunjukkan bahwa keluarga Trump meraup setidaknya 2,3 miliar dolar AS dari proyek terkait kripto, sementara total kerugian investor eksternal pada periode yang sama juga tepat 2,3 miliar dolar AS. Setiap dolar yang dimenangkan keluarga Trump berasal dari kantong investor biasa.
Artikel Terkait
DPR Desak Menhut Raja Juli Antoni Segera Laporkan Dugaan Gratifikasi ke KPK
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuk Pengadilan: Roy Suryo vs Dokter Tifa di Sidang Sengit
Kesejahteraan Dosen Non-ASN Unair: Gaji Pokok Rp2,6 Juta per Bulan, Tak Sebanding dengan Beban Kerja
Petisi Cancel Sarwendah Tembus 48 Ribu Tanda Tangan, Warganet Pro dan Kontra