Mantan Ajudan Prabowo Diduga Terlibat Penggerudukan TNI di Polda Metro Jaya, TNI Bantah Keras

- Kamis, 09 Juli 2026 | 14:25 WIB
Mantan Ajudan Prabowo Diduga Terlibat Penggerudukan TNI di Polda Metro Jaya, TNI Bantah Keras

Mantan Ajudan Prabowo Diduga Terlibat Penggerudukan TNI di Polda Metro Jaya, TNI Bantah Keras

MULT AQOMEDIA.COM - Kabar mengejutkan beredar di media sosial terkait dugaan keterlibatan mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto, Brigjen Wahyo Yuniartoto, dalam aksi penggerudukan personel TNI di Polda Metro Jaya pada Rabu (8/7/2026) malam. Informasi ini langsung menjadi perbincangan hangat publik dan memicu spekulasi di berbagai platform digital.

Dalam unggahan akun Instagram, disebutkan bahwa Brigjen Wahyo Yuniartoto yang saat ini bertugas di Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI bersama Brigjen TNI Anggiat Napitupulu dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) diduga menjadi bagian dari rombongan yang hendak menjemput saksi dalam penyidikan dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Klaim TNI: Tidak Ada Prajurit yang Terlibat

Menanggapi rumor yang semakin meluas, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Muhammad Nas dengan tegas membantah seluruh informasi tersebut. Ia memastikan tidak ada satu pun prajurit TNI yang datang ke Polda Metro Jaya terkait perkara yang tengah menjadi sorotan publik.

"Berita itu tidak benar, tidak ada prajurit TNI yang ke Polda terkait masalah ini," tegas Nas pada Kamis (9/7/2026).

Brigjen Nas juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia menilai isu yang beredar terlalu hiperbola dan berpotensi dimanfaatkan oleh oknum provokator.

"Terlalu hiperbola, waspada provokator yang memanfaatkan momen ini," imbaunya.

Menurut Nas, TNI sangat menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan tidak akan mencampuri kewenangan aparat penegak hukum. "Kalau ada kasus, pasti TNI sangat menghargai proses," katanya.

Penjelasan Terkait Pengamanan di Kediaman Febrie Adriansyah

Sebelumnya, Nas juga memberikan klarifikasi mengenai keberadaan personel TNI yang terlihat melakukan pengamanan di kediaman Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sejak Rabu (8/7/2026) malam. Ia menegaskan bahwa pengamanan tersebut tidak berkaitan dengan isu penyidikan perkara korupsi yang sedang berkembang.


Halaman:

Komentar