Kontroversi Dokter Elda LPDP: Bullying Pasien BPJS hingga Dugaan Alamat Izin Praktik Palsu di Sleman

- Kamis, 06 Agustus 2026 | 01:00 WIB
Kontroversi Dokter Elda LPDP: Bullying Pasien BPJS hingga Dugaan Alamat Izin Praktik Palsu di Sleman

Kontroversi Dokter Elda LPDP: Dari Kasus Perundungan Pasien BPJS hingga Dugaan Alamat Izin Praktik Palsu di Sleman

Kasus yang menyeret dr. Elda Putri Rahardini, seorang dokter penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), kian memanas. Publik tidak hanya menyoroti aksinya yang dinilai tidak berempati kepada pasien BPJS Kesehatan di media sosial, tetapi kini muncul pula dugaan baru mengenai keabsahan alamat izin praktiknya di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Fakta Baru: Dugaan Ketidaksesuaian Alamat SIP Dokter Elda

Penelusuran mendalam terhadap dokumen Surat Izin Praktik (SIP) yang diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sleman pada tahun 2022 mengungkap fakta mengejutkan. Dalam dokumen resmi tersebut, dr. Elda tercatat memiliki izin praktik di tiga lokasi berbeda yang tersebar di wilayah Sleman dan Yogyakarta.

Salah satu alamat yang menjadi sorotan utama adalah Jalan Ring Road Utara Nomor 58, Condongcatur, Sleman. SIP dengan nomor 46/SP.SIP/IDI.SLM/XI/2021 yang berlaku sejak Februari 2022 ini mencantumkan lokasi tersebut sebagai tempat praktik. Namun, berdasarkan pengecekan langsung melalui layanan peta digital terkini, lokasi tersebut justru tampak sebagai sebuah toko bahan bangunan bernama Toko Cat Warna Abadi, bukan sebuah fasilitas pelayanan kesehatan seperti klinik, puskesmas, maupun rumah sakit.

Temuan ini langsung memicu spekulasi di kalangan warganet mengenai adanya praktik pencatutan alamat fiktif atau ketidaksesuaian data perizinan antara dokumen resmi dengan kondisi faktual di lapangan.

Dokter perundung yang menerima LPDP, Elda Putri Rahardini diduga memberikan lokasi praktik Dokter Umum palsu di tahun 2022.

Setelah dicek di Google Maps, alamat yang dicantumkan merupakan Toko Cat & Amarta Batik.

Wah, udah jadi tukang bully.. nipu juga kah? pic.twitter.com/DSPrNDw2sP

Belum Ada Klarifikasi Resmi dari Dokter Elda dan Instansi Terkait


Halaman:

Komentar