HUT RI ke-81: Curhat Ibu di Monas ke Prabowo, Sarjana Saja Susah Cari Kerja, Anak Nganggur Setahun

- Senin, 17 Agustus 2026 | 11:50 WIB
HUT RI ke-81: Curhat Ibu di Monas ke Prabowo, Sarjana Saja Susah Cari Kerja, Anak Nganggur Setahun








MULTAQOMEDIA.COM - Di tengah euforia perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, keresahan masyarakat masih terasa, terutama mengenai sulitnya generasi muda mendapatkan pekerjaan. Isu pengangguran ini menjadi sorotan utama di tengah peringatan kemerdekaan.



Anggota Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Leni, mengungkapkan bahwa kesulitan mencari kerja kini tidak hanya dialami lulusan SMA, tetapi juga para sarjana. Kondisi ini membuat perjuangan orang tua dalam membiayai pendidikan anak terasa semakin berat dan penuh tantangan.



"Yang sarjana susah banget cari kerja. Apalagi tamatan SMA ya. Itu saya minta sama Bapak Prabowo, tolong, tolong, yang pengangguran ini, yang sarjana, kasihan ya. Dari orang tuanya, udah susah payah biayain sekolahnya tapi tetap mencari kerja tuh susah di Indonesia ini sekarang," kata Leni kepada RMOL di Monas, Jakarta pada Senin 17 Agustus 2026.



Leni menuturkan bahwa persoalan ini juga dialami oleh anaknya sendiri yang telah menganggur selama satu tahun meskipun telah menyandang gelar sarjana. Ia menyampaikan hal ini dengan nada emosional sebagai seorang ibu yang prihatin.



"Saya sebagai orang tua, anak saya sendiri pengangguran tamatan sarjana, masih belum dapat kerja. Apalagi yang tamatan SMA. Udah nganggur setahun, ini emosi seorang ibu," ujar Leni.



Leni juga menyoroti fenomena banyaknya tenaga kerja Indonesia yang memilih mencari pekerjaan di luar negeri. Menurutnya, kondisi ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah agar sumber daya manusia Indonesia dapat berkembang dan diberdayakan di dalam negeri.



"Kebanyakan orang Indonesia yang kaya, tuh cari kerja ke luar negeri kan. Ke Australia, ke Amerika. Ini di Indonesia jadi apa? Yang pintar-pintar (dan kaya) ke luar negeri kan," kata Leni.



Ia mempertanyakan masa depan pemuda Indonesia jika persoalan pengangguran terus dibiarkan. Padahal, Indonesia memiliki sumber daya alam dan manusia yang sangat besar dan potensial.



"Ke mana pemuda Indonesia akan dibawa sekarang? Apa akan menjadi bodoh untuk selamanya? Tolonglah, Indonesia ini kaya sumber dayanya. Benahinlah. Itu saya minta," tegasnya.



Menurut Leni, di usia kemerdekaan yang ke-81 tahun ini, pemerintah seharusnya mampu memastikan bahwa kekayaan negara memberikan manfaat nyata dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.



"Ini lagi tanggal 17 Agustus nih Hari Kemerdekaan kita. Sedih deh kalau lihat-lihat apa gunanya Indonesia semewah-mewah ini. Jadi tolong, Bapak Prabowo, wakil Presiden, anggota MPR, tolong. Benahinlah pendidikan kita di Indonesia," pungkas Leni.

Komentar