Wamen PPPA Ungkap Pelecehan Seksual di Tenda Pengungsian Korban Banjir Sumatera
Banyak perempuan korban banjir di Sumatera harus menghadapi trauma ganda. Setelah selamat dari bencana alam, mereka justru menjadi korban pelecehan seksual selama berada di tenda pengungsian.
Fakta memilukan ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan. Temuan ini berdasarkan laporan langsung dari komunitas perempuan yang turun ke lokasi bencana.
"Ketika saya ke Aceh berbicara dengan komunitas perempuan, banyak sekali perempuan korban bencana yang mengalami pelecehan seksual," kata Veronica dalam rapat koordinasi percepatan rehabilitasi di Sumbar, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, kejadian pelecehan ini tidak hanya terjadi sekali, tetapi cukup sering berulang, terutama di dalam tenda-tenda pengungsian.
Pengawasan Ketat dan Pemisahan Ruang di Pengungsian
Veronica menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap kelompok rentan, termasuk perempuan, anak-anak, dan lansia, selama masa tanggap darurat dan pemulihan bencana.
Artikel Terkait
IPW: Polisi Diadang Oknum TNI Saat Gerebek Gudang Timah Ilegal 28 Ton di Belitung Timur
Kericuhan Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh: Massa Rusak Lambang Garuda dan Bendera Merah Putih di Pendopo Gubernur
Gempa NTT Magnitudo 7,7 Tewaskan 38 Orang: Evakuasi Korban Terjebak Reruntuhan Masih Berlangsung
Kericuhan Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh di Baiturrahman: Massa Lempar Batu, Aparat Balas Gas Air Mata