Menurut magister ilmu politik Universitas Nasional (UNAS) itu, langkah Jokowi menemui Prabowo di kediamannya, di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, juga dalam rangka menunjukkan citra positif ke publik.
"Jadi Jokowi diyakini sedang berusaha mempengaruhi, membangun citra hubungannya masih baik sama Prabowo," tuturnya.
Namun lebih dari itu, Efriza memperkirakan Jokowi sedang mengambil hati Prabowo, agar sejumlah kasus yang diduga tersangkut kerja di pemerintahannya dulu, dapat dibantu untuk diselesaikan Presiden Prabowo.
"Pastinya Jokowi sekaligus curhat bertemu Presiden Prabowo, dengan harapan berbagai persoalan dirinya dan keluarganya dapat dibantu oleh Presiden Prabowo," demikian Efriza menambahkan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI