Analisis Republik Fufufafa Slank: Bahaya Laten & Ancaman untuk Pemilu 2029 Menurut Budianto Tarigan

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 02:00 WIB
Analisis Republik Fufufafa Slank: Bahaya Laten & Ancaman untuk Pemilu 2029 Menurut Budianto Tarigan

"Itu contoh kecil, tapi sampai kapan (begini terus)," tegasnya, menyiratkan kekhawatiran akan pola yang berulang.

Peringatan Keras Menuju Pemilu 2029

Sebagai mantan pendukung setia Jokowi yang "bertobat", Budianto Tarigan memberikan peringatan keras, khususnya untuk pemerintahan Prabowo dan seluruh rakyat Indonesia, dalam menyongsong Pemilu 2029.

"Ya mereka gerakan politiknya tuh pasti punya agenda kan. Potensi laten itu ada. Apalagi 2029 mereka pasti akan mau berkuasa, pasti itu," tegasnya lagi.

Kondisi Rakyat dan Kerentanan Politik

Budianto juga mengaitkan analisisnya dengan kondisi sosial-ekonomi rakyat. Ia menyoroti bahwa kesulitan hidup yang dialami masyarakat saat ini bisa menjadi celah untuk dimanfaatkan pada momentum politik 2029 mendatang.

"Semua (kondisi) terakumulasi, sehingga kadang-kadang mereka (rakyat) untuk menyelamatkan situasi dan dirinya, mereka melakukan yang sebenarnya nggak sesuai dengan nurani mereka. Ini situasinya. Kepepet. Ya, terpaksa lah ya. kira-kira gitu," pungkasnya.

Analisis ini menegaskan bahwa lagu Slank bukan hanya kritik sosial, tetapi juga dianggap sebagai cermin dan peringatan akan dinamika serta bahaya laten politik yang harus diwaspadai dalam beberapa tahun ke depan.


Halaman:

Komentar