Ia menegaskan bahwa keputusan rakyat dalam memilih pemimpin adalah hak mutlak masyarakat dan di luar kendali siapa pun. "Tapi kalau rakyat milih saya tahun 2029 apa masalah saya? Iya kan? Kalau Tuhan mengizinkan," tambahnya.
Refleksi Kekalahan Pilpres dan Candaan ke Luhut
Dalam suasana santai, Prabowo merefleksikan perjalanan politiknya. Ia mengungkapkan telah empat kali mengikuti pemilihan umum, dengan tiga di antaranya berakhir dengan kekalahan. "Empat kali ikut pemilu tiga kali kalah," ungkapnya yang langsung disambut tawa hadirin.
Momen humor pun terjadi ketika Prabowo secara spontan melempar candaan ke arah Luhut Binsar Pandjaitan yang hadir di tempat. "Soalnya waktu itu Pak Luhut nggak dukung saya sih," kata Prabowo sambil tersenyum, yang kembali disambut riuh tepuk tangan peserta acara.
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto ini menyiratkan dinamika hubungan politik di tingkat elite sekaligus menunjukkan sisi cair dan santai dalam acara kenegaraan tersebut.
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI