Ia menegaskan bahwa keputusan rakyat dalam memilih pemimpin adalah hak mutlak masyarakat dan di luar kendali siapa pun. "Tapi kalau rakyat milih saya tahun 2029 apa masalah saya? Iya kan? Kalau Tuhan mengizinkan," tambahnya.
Refleksi Kekalahan Pilpres dan Candaan ke Luhut
Dalam suasana santai, Prabowo merefleksikan perjalanan politiknya. Ia mengungkapkan telah empat kali mengikuti pemilihan umum, dengan tiga di antaranya berakhir dengan kekalahan. "Empat kali ikut pemilu tiga kali kalah," ungkapnya yang langsung disambut tawa hadirin.
Momen humor pun terjadi ketika Prabowo secara spontan melempar candaan ke arah Luhut Binsar Pandjaitan yang hadir di tempat. "Soalnya waktu itu Pak Luhut nggak dukung saya sih," kata Prabowo sambil tersenyum, yang kembali disambut riuh tepuk tangan peserta acara.
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto ini menyiratkan dinamika hubungan politik di tingkat elite sekaligus menunjukkan sisi cair dan santai dalam acara kenegaraan tersebut.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia