Roy mengungkapkan reaksi internal tim kuasa hukum, advokasi, dan akademisi terhadap pertemuan tersebut. "Kami dari tim kuasa hukum, advokasi, dan akademisi malah tertawa. Oh, cuma segitu toh akhirnya kalian berdua," ucap Roy. Dengan nada keras, ia menyebut sikap Eggi dan Damai bukanlah pejuang. "Itu bukan pejuang namanya, tapi pecundang," tegas Roy Suryo.
Bantah Isu Pecah Kongsi dan Soroti Kehadiran Polisi Aktif
Roy Suryo membantah isu pecah kongsi, menegaskan sejak awal tidak pernah satu tim kuasa hukum dengan Eggi Sudjana. Namun, ia menyoroti poin krusial: kehadiran pihak lain dalam pertemuan Solo tersebut.
"Yang ketiga dan paling penting, Eggi harus jujur menyebutkan siapa orang lain yang ada di dalam pertemuan itu," tegas Roy. Menurut informasi tingkat tinggi (A1) dari Eggi, terdapat dua polisi aktif yang menangani perkara yang sedang berjalan ikut hadir. Roy menilai hal ini tidak boleh terjadi dan mendesak Kapolri untuk menertibkan anggota tersebut.
Roy Suryo juga menyebutkan bahwa Eggi Sudjana berjanji akan membuka seluruh cerita pada Jumat pekan depan.
Artikel Terkait
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Lubis dengan Jokowi: Diplomasi Tingkat Tinggi atau Rekonsiliasi Politik?
Blunder Restorative Justice Eggi-Damai: dr Tifa Sebut Langkah Itu Melemahkan Jokowi
Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra, Syarat Jadi Deputi Gubernur BI Terpenuhi
Partai Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan Capres 2029, Demokrat Soroti Verifikasi KPU