Roy mengungkapkan reaksi internal tim kuasa hukum, advokasi, dan akademisi terhadap pertemuan tersebut. "Kami dari tim kuasa hukum, advokasi, dan akademisi malah tertawa. Oh, cuma segitu toh akhirnya kalian berdua," ucap Roy. Dengan nada keras, ia menyebut sikap Eggi dan Damai bukanlah pejuang. "Itu bukan pejuang namanya, tapi pecundang," tegas Roy Suryo.
Bantah Isu Pecah Kongsi dan Soroti Kehadiran Polisi Aktif
Roy Suryo membantah isu pecah kongsi, menegaskan sejak awal tidak pernah satu tim kuasa hukum dengan Eggi Sudjana. Namun, ia menyoroti poin krusial: kehadiran pihak lain dalam pertemuan Solo tersebut.
"Yang ketiga dan paling penting, Eggi harus jujur menyebutkan siapa orang lain yang ada di dalam pertemuan itu," tegas Roy. Menurut informasi tingkat tinggi (A1) dari Eggi, terdapat dua polisi aktif yang menangani perkara yang sedang berjalan ikut hadir. Roy menilai hal ini tidak boleh terjadi dan mendesak Kapolri untuk menertibkan anggota tersebut.
Roy Suryo juga menyebutkan bahwa Eggi Sudjana berjanji akan membuka seluruh cerita pada Jumat pekan depan.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia