Refly Harun juga menjelaskan bahwa dalam pertemuan di Solo tersebut hadir dua orang saksi, yaitu seorang polisi aktif dan dua orang relawan Jokowi.
"Tapi oleh termul digoreng beritanya bahwa BES dan DHL (Damai Hari Lubis) minta maaf," sambung Refly membacakan isi pesan lebih lanjut.
Alasan penolakan meminta maaf, menurut pesan yang dibacakan Refly, adalah karena hingga saat ini Jokowi dinilai tidak menunjukkan kepemilikan ijazah asli, terutama ijazah SMA.
"Dan dalam pertemuan tersebut juga tidak ditunjukkan ijazah aslinya. Ini yang paling penting dan mendasar," pungkas Refly Harun.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019