Refly Harun juga menjelaskan bahwa dalam pertemuan di Solo tersebut hadir dua orang saksi, yaitu seorang polisi aktif dan dua orang relawan Jokowi.
"Tapi oleh termul digoreng beritanya bahwa BES dan DHL (Damai Hari Lubis) minta maaf," sambung Refly membacakan isi pesan lebih lanjut.
Alasan penolakan meminta maaf, menurut pesan yang dibacakan Refly, adalah karena hingga saat ini Jokowi dinilai tidak menunjukkan kepemilikan ijazah asli, terutama ijazah SMA.
"Dan dalam pertemuan tersebut juga tidak ditunjukkan ijazah aslinya. Ini yang paling penting dan mendasar," pungkas Refly Harun.
Artikel Terkait
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Lubis dengan Jokowi: Diplomasi Tingkat Tinggi atau Rekonsiliasi Politik?
Blunder Restorative Justice Eggi-Damai: dr Tifa Sebut Langkah Itu Melemahkan Jokowi
Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra, Syarat Jadi Deputi Gubernur BI Terpenuhi
Partai Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan Capres 2029, Demokrat Soroti Verifikasi KPU