Refly Harun juga menjelaskan bahwa dalam pertemuan di Solo tersebut hadir dua orang saksi, yaitu seorang polisi aktif dan dua orang relawan Jokowi.
"Tapi oleh termul digoreng beritanya bahwa BES dan DHL (Damai Hari Lubis) minta maaf," sambung Refly membacakan isi pesan lebih lanjut.
Alasan penolakan meminta maaf, menurut pesan yang dibacakan Refly, adalah karena hingga saat ini Jokowi dinilai tidak menunjukkan kepemilikan ijazah asli, terutama ijazah SMA.
"Dan dalam pertemuan tersebut juga tidak ditunjukkan ijazah aslinya. Ini yang paling penting dan mendasar," pungkas Refly Harun.
Artikel Terkait
Pemuda Katolik Kritik Klarifikasi Berulang Jusuf Kalla Soal Laporan Penistaan Agama UGM
Prabowo dan Luhut Bahas Strategi Ekonomi & Digitalisasi Bansos di Istana
Analisis Sentilan JK ke Jokowi: Beban Sejarah & Akar Kekecewaan Politik Terungkap
JK Beri Sinyal ke Jokowi untuk Tertibkan Termul? Analisis Lengkap & Terkini